Wed Sep 11 05:09:00 UTC 2024: ## Trump dan Harris Beradu Argumen dalam Debat Perdana Pilpres AS 2024 di Philadelphia

**Philadelphia, Pennsylvania -** Debat pertama antara calon presiden dari Partai Demokrat Kamala Harris dan lawannya dari Partai Republik Donald Trump digelar di Philadelphia, Rabu (11/9) malam waktu setempat. Debat yang disiarkan langsung oleh stasiun televisi ABC News ini merupakan pertemuan pertama kedua capres dalam kampanye Pilpres AS 2024.

Pertemuan ini menjadi sorotan bagi publik Amerika dan dunia. Kedua capres, yang belum pernah bertemu secara langsung sebelumnya, beradu argumen selama 90 menit di National Constitution Center, Philadelphia. Debat ini diprediksi dapat berdampak signifikan pada hasil pemilihan umum November mendatang.

Polisi bersiaga menghadapi potensi protes, yang diperkirakan datang dari kelompok pro-Palestina yang mengecam dukungan berkelanjutan Harris bagi Israel. Kelompok ini telah merencanakan demonstrasi di sekitar lokasi debat, sementara bar dan universitas di Philadelphia menyelenggarakan acara nonton bersama.

Harris menyatakan bahwa kekerasan di Gaza harus dihentikan, sementara Trump mengulangi klaim yang dia sampaikan pekan lalu, bahwa Israel akan lenyap jika Harris menjadi presiden.

Pennsylvania, dengan 19 suara elektoral, menjadi salah satu negara bagian kunci (battleground states) yang diprediksi akan menentukan pemenang Pilpres AS 2024. Para pakar meyakini bahwa siapa pun yang memenangkan Pennsylvania, akan memenangkan Gedung Putih.

Secara historis, Partai Demokrat memenangkan Pennsylvania dengan meraih margin suara yang besar di Philadelphia. Pada Pilpres 2020, Philadelphia mencatat angka partisipasi pemilih tertinggi sejak 1984, yaitu 68%. Namun angka ini masih lebih rendah dibandingkan angka partisipasi pemilih di seluruh negara bagian yang mencapai 76,5%.

Debat antara Trump dan Biden pada Juni lalu menarik lebih dari 51 juta pemirsa televisi AS. Debat Trump dan Harris ini diperkirakan akan menarik perhatian yang sama besar, mengingat tensi politik yang tinggi menjelang pemilihan umum.

Read More